JURNAL PETUALANGAN AGEN 005 SUROSENA : KONTROVERSI MASA KORUPSI VII

By TB Arief Z-art

desain cover surosena, Kontroversi masa korupsi, by TB Arief Z

Dari kasus korupsi Hambalang, ke penemuan KPK pada korupsi daging sapinya Luthfi Hasan, Ketua  partai PKS kolusiannya Demokrat.

Di korupsi Wisma atlet Palembang, untuk SEA Games 2012, kemudian beralih ke korupsi gedung sarana olahraga di Hambalang, Bogor. Di mana di kasus ini Chiel Malarangeng juga telah mengakui menerima suap senilai Rp 2 milyar. Di kasus korupsi Hambalang juga melibatkan terdakwa utama Andi Malarangeng SH, mantan Menpora KIB II, hingga membuatnya berhenti dan di gantikan Roy Suryo.

Dan menurut Menteri Pertanian, Suswono juga dari PKS di temu wicaranya di tayangan Metro TV siang, 01/02/2013, ba’da Sholat Jum’at, sekitar pk 13.00 s/d pk 14.00 WIB, mengatakan ada keanehannya bagaimana bisa ada kesempatan korupsinya sejawatnya dari Ketua PKS, Luthfi Hasan, sedangkan mekanisme Menteri Pertanian sudah di susun olehnya sedemikian rupa.

Tapi KPK telah melaporkan temuannya pada tersangka Luthfi Hasan, yang di laporkan juga melalui Bambang Widjoyanto dari ICW.

Menteri Pertanian, Suswono juga mengatakan lantaran kekecewaan peternak pada harga sapi nasional dari Rp 16.000 perons kemudian naik sekitaran Rp 24.000 perons.

Kemudian beliau juga menyebut soal uraian alat transportasi beberapa persen, pakan, dll dengan jumlah persentasenya sebagai rasio modal peternakan sapi nasional. Sekitaran ada yang 20 % atau 5 %, antara buat biaya alat transportasi atau pakan, dll.

Ada juga pertanyaan jurnalis perempuan bule, dengan bahasa Inggeris yang di terjemahkan kiranya mempertanyakan soal impor makanan dan buah. Dan Menteri Pertanian Suswono menjawab,” Bila ada kekurangan.”

Surosena ketika melihat tayangan, sempat terlintas, “Lantas buat peternak dan petani sebenarnya dapat berapa?”

Kemudian juga muncul pertanyaan dari jurnalis,” Pak numpang tanya, soal pembagian bagaimana sih?”

Kemudian juga muncul penanya, ” Importir sebenarnya dapat berapa, bagaimana bila importir dapat hasil lebih besar?”

Mendengar soal tayangan kasus korupsi sapi, jadi teringat waktu peristiwa hari Qurban kemarin 2012, di mana di masjid semakin berkurang Qurban sapi, ada pun sapinya kurus. Juga sempat terdengar keluhan dari pengurus masjid, harga sapi makin mahal, kisaran Rp 2 juta perekor. Tapi, dapatnya pun yang kurus.

Pernah juga dari orang barat pernah melontarkan pendapat, bagaimana orang bisa jamak, seperti sugesti mempercayakan bahwa gizinya sepenuhnya bergantung pada susu sapi, keju yang juga dari susu sapi. Dengan relevannya gizi sesuai kebutuhannya organ manusia yang juga plural. Seperti golongan darahnya manusia.

Atau soal kasus kelangkaan pupuk di tahun-tahun kemarin, di mana juga menyusahkan petani. Petani penghasilannya kecil, kemudian di persulit lagi dengan habis waktunya memburu pupuk akibat langkanya pupuk yang juga seperti di tahan dari pusat.

Maka jadi ada pula hubungan asumsi dengan pertanyaan apakah importir yang justru dapat bayaran lebih besar, kemudian malahan sengaja mensabotase petani lokal?

Di mana bahkan semakin waktu wirausaha di bidang agrikultur semakin di bilang wirausaha orang tua dulu, kata  dari orang modern.

Tapi yang modern pun entah mau kemana menujunya, hasilnya, update modal atau alatnya. Rasio modal, untung ruginya. Di mana semua, tradisional, atau modern,  juga seperti undian dadu seperti yang pernah di mainkan di cerita babakan Sabhaparwa.

Ingatan kasus narkoba putera keduanya Presiden SBY, yang juga anggota DPR dari fraksi partai Demokrat, Ibas dengan bandar Ola, melalui kasus penangkapan BNN pada inisial R= Raffi Ahmad di kasus temuan narkoba jenis zat Chanone.

TB Arief Z-art

Jurnal petualangan agen 005, Surosena dan metamorfosis, by TB Arief Z

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s