Jurnal petualangan agen 005 Surosena : Babad Tanah Jawi-Kronologi Kerajaan besar keluarga Ibrohim ‘as., ke-2

TB Arief Z-art

Sampul komik Ksatria Surosena : PerjuanganJati diri , by TB Arief Z

Surat Yusuf, bercerita Nabi Yusuf ketika pemuda di angkat jadi ‘Amir / pemimpin di Mesir. Tadinya di buang sama saudara2nya dari Palestina.

Tapi Bapaknya Nabi Ya’kub ‘as., jadi bersedih karena kehilangan Nabi Yusuf. Di tempat lain, di Mesir, Yusuf ‘as., malah di angkat jadi pemimpin Amir.

Ketika pemuda Yusuf as., sempat terzolimi di penjara gara2 perempuan di negara tsb. Kemudian si Raja Pharaoh Ramses/Kepala negaranya Mesir dapat mimpi negerinya kena musibah bencana alam. Negaranya bakal kena musibah, tapi Yusuf ‘as., penangkalnya.

Nabi Yusuf ‘as., memberikan jawaban penangkal, tapi walau di beri grasi pilih di penjara supaya aman dari fitnah akibat perempuan.

Tapi kemudian di bebaskan. Nantinya dari turunannya Nabi Yusuf ‘as., jadi Raja Bethlehem/ Israil,,,Daud hingga Sulaiman.Ibukotanya di Palestina/ Syam/Yerusalem.

Setelah masa Nabi Sulaiman, 2 puteranya berperang saudara rebutan takhta, Jerobeam vs Rahabeam. Rahabeam yg di pilih dominan penduduk Israil, kalah, kmd kabur. Maka bertakhta Jerobeam yg jahatnya.

Istilahnya Jerobeam itu spt saudara tiri pd Rahabeam bin Sulaiman dan Ratu Saba.Lupa juga mana yg kakak sama adik. Krn lahirnya bisa jadi di wkt yg sama, tapi lain ibu.

Tiba di Jawa jadi Suralaya Pajajaran kmd kesultanan Banten Darussalam. Campur jadi peranakannya Nabi Sulaiman ‘as dan Nabi Muhammad SAW., dari sayidina al-Husain ra. Makanya ada ejaan e,,,berasal dari alfabet Yunani, Israel.

Kmd kini ada Zionis Israel,Likud Netanyahu ada Suralaya Banten Darussalam. Tapi kerabata yg ASnya tetap jadi Omnya. Jadi demikian posisinya,,,,Berarti jika di susunan Israilnya kalo Suralaya Banten kali di posisi anak tengahnya,,,,

Kalo Suralaya menurut cerita Jawa itu sebutan pada kerajaan Israel. Dan menurut sejarah dari Prof Nina Herlina Lubis, Ni Rara Santang sebagai turunan Pajajaran itu juga peranakannya Suralaya jadi berarti turunan kerajaan Suralaya juga.

Makanya ada nama wilayah Suralaya di Tangerang, sampe kini.

Tapi ngapain org kerajaan Suralaya sampe ke Banten, Jawa, kalo gak lantaran terusir/ sempat kalah perang saudara di asal kerajaannya Suralaya spt Pangeran Rahabeam.

Dan menurut hadits Nabi SAW., Nabi Sulaiman ‘as., punya 70 isteri, Ratu Bathseba dari kerajaan Saba, di negeri kaya, Yaman itu isteri kesekian, darinya lahir Pangeran Rahabeam.

Istilahnya Jerobeam itu spt kakak tiri pd Rahabeam bin Sulaiman dan Ratu Saba.

Dan Bathseba ini isteri kesayangannya Nabi Sulaiman ‘as. Kalo di film nampak Nabi Sulaiman ‘as., banyak dekat dan ngebetnya dengannya. Dan nama kecilnya Sultan I Surosowan Banten, Maulana Hasanuddin, juga Pangeran Sabakingkin. Nama Sundanya

Dari cerita hadits Nabi SAW., ceritanya Nabi Sulaiman ‘as hendak menggilir 70 isterinya, kemudian lupa baca Basmalah, maka di antara anaknya ada yg cacat lahir spt Jerobeam.

Yang lahir normal juga ada, yg dari Ratu Bathseba, jadi Rahabeam.

Makanya puteri2 kerajaan Pajajaran dulunya cantik2, s.d Dyah Pitaloka buat kesengsem Hayam Wuruk. Atau asal namanya Sunda. Bathseba.

Kemudiansempat kena azab bencana alam teguran ALLOH di cerita Qur’an surat negeri Saba, di masa kerajaan, lantaran sombong selagi jadi kerajaan kaya. Tanahnya subur.

Di suatu masa ceritanya kerajaan negeri Saba yang kaya dan tanahnya subur  juga sombong pada Nabi ‘as/ semiotik dzuriyah warga di negeri BathSaba.

Mungkin ceritanya mirip jaman modern di Indonesia penguasa elitnya kaya tapi sombong pada rakyatnya, maka bencana alam berdatangan.

Negeri Saba ini Rajanya asalnya dari turunannya Nabi Syu’aib, Nabi kakak sepupunya di masa Nabi Musa dari bani Israil. Dulunya asalnya di masa Nabi Syu’aib negeri Saba masih jadi kampung, kmd jadi kerajaan di masa Nabi Sulaiman

Gara2 cap buruknya perbuatan zionisme Israel, maka kesultanan Banten menghilangkan status genetik Israelnya, karena memang lebih berasa baiknya sbg cucunya Nabi SAW.

Istilahnya Jerobeam itu spt saudara tiri pd Rahabeam bin Sulaiman dan Ratu Saba.Lupa juga mana yg kakak sama adik. Krn lahirnya bisa jadi di wkt yg sama, tapi lain ibu.

Dari kota Yatsrib ke Palestina

Putera sulungnya Nabi Ishak ‘as., Ya’kub ‘as., pindah ke Palestina.

Juga meneruskan pengabdiannya seperti kakek dan ayahnya, juga di angkat sebagai Nabiyalloh. Dan Nabi Ya’kub ‘as., mendirikan masjid Baitul Maqdis, terusan dari masjid yang di dirikan kakeknya, Nabi Ibrohim ‘as.

Dan sejak masa Nabi Ibrohim as., kiblat ibadah mulanya menghadap ke Ka’bah.

Tapi, lantaran di Mekah di kuasai gerombolan bandit Khuza’ah, maka mungkin juga jadi turut mempengaruhi arah kiblat tanah suci pada bani Israil melalui penyampaian Nabi-nabinya, di sesuaikan keridhoan ALLOH SWT.,  menurut masanya.

Di mana juga mempengaruhi hingga ke soal melaksanakan ibadah haji ke tanah suci Mekah, yang sudah di jalankan di masa Nabi Ibrohim ‘as.

Mulanya Nabi Ya’kub justru hidup tenteram di Palestina. Dengan mengajarkan agama Islam, pada kaumnya dan penduduk sebelumnya yang juga berasal dari suku-suku bangsa Arab. Dulunya Palestina termasuk seperti yang di ceritakan di masa Nabi Luth sepupunya Nabi Ibrohim, yang sebangsa juga terdiri dari  kelompok kaum Nabi Luth dan kelompok Soddom Gomorah.

Tapi masalah mulai melanda padanya justru datang dari anak-anaknya sendiri.

Nabi Ya’kub ‘as., menyayangi putera-puteranya, tapi kasih sayangnya juga berat pada putera-putera bungsunya, Yusuf ‘as., dan Bunyamin.

Yusuf ‘as., ini sejak kecil akhlaknya baik. Bahkan beliau juga berlaku baik pada saudara-saudaranya.

Tapi walau demikian, membuat kakak-kakaknya iri pada Yusuf ‘as.,  karena juga ingin mendapatkan perhatian dari Bapaknya, Nabi Ya’kub ‘as.

Bahkan hingga membuat rencana keji untuk menyingkirkan Yusuf ‘as. Kemudian mereka teringat pada lokasi sumur tua.

Kemudian untuk menjalankan rencananya, mereka meminta ijin pada bapaknya, Ya’kub ‘as., untuk mengajak jalan-jalan Yusuf ‘as., sambil berburu.

Sesampai di lokasi sumur tua, Yusuf ‘as., di masukkan ke sana.

Kemudian bajunya Yusuf ‘as., di lumuri darah hewan buruan yang mereka dapatkan.

Hingga ketika melapor pada ayahnya, Ya’kub ‘as., memeluk baju Yusuf ‘as.

Hingga akibat saking sedihnya kehilangan Yusuf ‘as., membuatnya menjadi buta.

Surosowan-art doc.

nabi-yusuf-dari-penjara-sampai-menteri-keuangan-mesir

http://www.merdeka.com/ramadan/nabi-yusuf-dari-penjara-sampai-menteri-keuangan-mesir.html

Yusuf ‘as., di temukan rombongan yang hendak ke Mesir

Yusuf ‘as., di temukan rombongan musafir, ketika melongok ke sumur tua.

Kemudian karena melihat rupa Yusuf ‘as., yang rupawan, membuat mereka memutuskan menjualnya sebagai budak. Yang juga di perkirakannya berharga lumayan menjualnya di pasar budak di Mesir.

Surosowan-art doc

film_nabi_yusuf_as1

 

Yusuf ‘as., kebetulan di lihat oleh Menteri Mesir, Qitfir.

Qitfir tertarik melihat rupa kecakapannya Yusuf ‘as., bahkan berani membelinya dengan harga tinggi.

Yusuf ‘as., kemudian di pekerjakan di kelompok pelayan di rumah besar Gubernur Mesir.

Rupanya kecakapannya Yusuf ‘as., memancarkan daya tarik pada isteri gubernur Mesir, Siti Zulaikha.

Karenanya membuat Siti Zulaikha memperlakukan istimewa pada Yusuf ‘as., di antara pelayan-pelayannya. Bahkan Yusuf ‘as., hingga di jadikan anak angkat.

Isu gosip pun beredar di antara warga Mesir, mengenai hubungan Siti Zulaikha dan pemuda Yusuf ‘as.

Tapi, Siti Zulaikha kemudian muncul ide dengan mengundang segenap teman-teman perempuannya dengan acara perjamuan.

Kemudian Siti Zulaikha menyuruh Yusuf ‘as., datang.

,,,,Maka kemunculannya membuat segenap isteri-isteri dan perempuan teman Siti Zulaikha terpana,,,bahkan hingga tak sadarkan diri jari tangannya berdarah terkena sayatan pisau. ” Ini sosok malaikat,,,bukan manusia,” kata mereka terpana.

Setelah melihat pemuda Yusuf ‘as., membuat mereka maklum jika Siti Zulaikha tertarik padanya.

Surosowan-art doc

joseph_resist

Hingga keesokannya Siti Zulaikha makin berani menggoda Yusuf ‘as.

Bahkan di suatu hari mempergunakan kesempatan menyuruh Yusuf ‘as., ke kamarnya.

Zulaikha melampiaskan hasratnya mengajak Yusuf ‘as., melakukan perbuatan itu,,,,berselingkuh dengannya,,,.

Tapi Yusuf ‘as., menolaknya. Hingga saking bernafsunya Zulaikha merenggut pakaian Yusuf dan tersobek di bagian belakangnya.

Padahal kalau kata orang, jika lelaki bule di sebut juga nafsu syahwatnya besar, dan Zulaikha juga masih cantik jelita bertubuh aduhai sintalnya.

Dan Yusuf ‘as., justru menunjukkan dirinya sebagai sosok lelaki bani Israil sejati, dengan kemampuannya menahan dan mengendalikan hawa nafsu syahwatnya, dengan tidak melakukannya tidak sesuai pada tempat haknya. Pada tempat haknya, lelaki bujangan yang perayu dan pemilih, hingga di respon pilihan benaran hati nuraninya hingga tuntas ke manten jenjang pelaminan, setia tak bisa ke lain hati, tak bisa berselingkuh.

Dengan menunjukkan sebagai bani Israil yang beradab baik, demikianlah bani Israil sejatinya. Yang juga bisa mau melakukan berpuasa,  beribadah, dan amanat menegakkan keadilan, membayarkan hak-hak.

Sejak dulunya termasuk umat Islam, hingga kemudian tetap berusaha menjadi umat Islam, dan imannya di Islam.

Agama Islam adalah universil, terbuka sebagai perjamuan buat siapa saja yang beriman pada Islam.

Justru makin banyak bahkan andai hingga seluruh umat manusia menjadi umat Islam yang benar, bukannya malah pula memudahkan kekholifahan di muka bumi dengan amanatnya berlaku adil, beramal salih, berjama’ah beribadah, bersedekah, berperikemanusiawian dan berkasih sayang, bertolong-menolong dalam kebaikan dan takwa, menciptakan kreasi seni adiluhung, menghapuskan diskriminasi ras, menjalin pertemanan publik global, tahu dan menghargai HAM yang adil, dalam bermusyawarah berpendapat dan berdemokrasi jujur dan adil.

Hingga juga dalam berkebijaksanaan. Menciptakan sarana-sarana dan area buat dakwah, majlis ta’lim, tabligh, kegiatan ibadah. Kerjasama melakukan pembiayaan dan pemeliharaan masjid-masjid, bahkan jika bisa pengurus masjid tidak perlu lagi terbeban mengurus bayar pajak air, listrik, apalagi bangunan. Pembagian pakaian ibadah.

Ironis memang hingga ke ibadah juga pakai uang.

Zulaikha lantaran kecewa maksud dan tipudayanya menawarkan Yusuf ‘as., ke  penjerumusan dosa besar berselingkuh, tapi tidak kesampaian tuntas, jadi membuat tipu daya dan memfitnah Yusuf ‘as., menghinakannya untuk menjaga citra kedudukan tinggi dan terpandangnya sebagai isteri gubernur.

Tapi, Yusuf ‘as., juga Nabiyalloh, cucu Nabi Ibrohim yang masih di lindungi rahmat ALLOH SWT.

Di pengadilan, walau Siti Zulaikha menuding dengan fitnah, bahwa Yusuf ‘as., hendak memperkosanya, tapi di pengadilan juga sempat di pertanyakan, baju bagian depan atau bagian belakangnya Yusuf ‘as., yang sobek. Dan buktinya terdapat baju belakangnya Yusuf ‘as., yang sobek.

Maka ketahuan si pembuat ulah duluannya berasal dari Siti Zulaikha. Di babakan kisah Yusuf ‘as., ini juga nampak bagaimana elit penguasa walau sebenarnya mendapat berkedudukan tinggi, tapi busuk tapi juga tetap melakukan perbuatan manipulatif dengan hubungan pertahanan citra gengsi politis elitismenya.  Tapi di soal  amanatnya sebagai pejabat Wali menolong kemapanan rakyatnya nilainya minimal.

Tapi, walau Yusuf ‘as., di bebaskan dari dakwaan, Yusuf ‘as., malah memilih di penjara. Karena menurutnya justru di tahanan sementara lebih aman, ketimbang kembali lagi ke rumah petinggi Mesir, tapi rawan dari fitnah dan terjerumus ke dosa besar.

QS Yusuf : 32-35:

Dia isteri Al-Aziz berkata,” Itulah orangnya yang menyebabkan kamu mencela aku karena aku tertarik kepadanya, dan sungguh, aku telah menggoda untuk dapat menundukkan dirinya tetapi dia menolak. Jika dia melakukan apa yang aku perintahkan kepadanya, niscaya dia akan di penjarakan, dan dia akan menjadi orang-orang yang hina.”

Yusuf berkata,” Wahai Robbku ! Penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka. Jika aku tidak Engkau hindarkan dari tipu daya mereka, niscaya aku akan cenderung untuk memenuhi keinginan mereka dan tentu aku termasuk orang-orang yang bodoh.”

Maka ALLOH memperkenankan dho’a Yusuf, dan Dia menghindarkan Yusuf dari tipu daya mereka. Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui.

Kemudian timbul pikiran pada mereka setelah melihat tanda-tanda kebenaran Yusuf ‘as., bahwa mereka harus memenjarakannya sampai waktu tertentu.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s